June 2011

You are currently browsing the monthly archive for June 2011.

Eka Nada Shofa Alkhajar

Dimuat di Joglosemar, 8 Maret 2011

Koran adalah pendidik masyarakat banyak (Henry Ward Beecher). 

Johan Gutenberg, seorang tukang emas di Mainz, Jerman pada tahun 1455 mungkin tidak pernah menyangka bahwa penemuannya berupa mesin cetak sederhana akan menjadi titik awal abad cetakan yang tentunya sangat bermanfaat bagi umat manusia dewasa ini.

Seiring perjalanan tepatnya pada akhir abad ke-19, menjadi jelas dengan munculnya beberapa bentuk media cetak seperti surat kabar, buku, dan majalah yang digunakan secara luas oleh masyarakat. Media tersebut mewakili bentuk baru komunikasi yang mempengaruhi tidak hanya pola interasi di dalam komunitas dan masyarakat, tetapi juga pandangan psikologis.

Read the rest of this entry »

Tags: , ,

Eka Nada Shofa Alkhajar

Dimuat di Solopos, 4 Februari 2011

Ha­ri ini ha­ri Ming­gu. Ta­pi aku sung­guh ti­dak meng­er­ti meng­apa ha­ri ini te­ra­sa be­gi­tu ham­pa. Ada se­buah rong­ga ko­song ber­se­ma­yam da­lam da­daku. “Oh, ter­nya­ta ini se­bab mun­cul­nya ke­ham­pa­an,’ be­gi­tu pi­kir­ku da­lam ha­ti.

Rong­ga be­sar yang se­jak se­ta­hun la­lu co­ba aku tu­tup atas na­ma cin­ta dan ka­sih sa­yang. Na­mun ki­ni se­akan ter­bu­ka kem­ba­li se­iring de­ngan se­poi angin yang me­ne­ma­ni re­nung­an­ku. Angin se­akan ingin ber­ta­nya, “Ada apa­kah ge­rang­an wa­hai pe­mu­da?”

Read the rest of this entry »

Tags: , , ,

Eka Nada Shofa Alkhajar

Dimuat di Solopos, 3 Juni 2011

Senja pagi terlihat mulai merona. Udara dingin masih terasa menusuk pori-pori. Namun di pagi buta itu, Pak Hasan sudah sibuk mengeluarkan sepeda ontelnya.

Setelah beronjong bambu yang sudah mulai kusam ia sematkan di belakang sepedanya, Pak Hasan berlalu menyusuri jalan kampung.

Setiap hari selepas salat Subuh berjemaah di musala dekat rumahnya, laki-laki separuh baya itu berkeliling mencari nafkah bagi keluarganya. Dengan penuh harap, sepeda butut itu ia kayuh dengan sigap.

Read the rest of this entry »

Tags: , ,

Eka Nada Shofa Alkhajar

Dimuat di Pelita, 21 Januari 2010

The medium is the message (McLuhan).

Indonesia bagaikan untaian mutiara di khatulistiwa. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, banyak hal yang patut dibanggakan di negeri ini baik itu keindahan alam maupun keragaman budaya.

Lalu, bagaimana agar keindahan alam dan kekayaan budaya Indonesia dapat dijual untuk memberikan masukan lebih bagi devisa? Pertanyaan tersebut, tentu relevan dengan program Visit Indonesia Year 2010 yang dicanangkan pemerintah sejak awal tahun ini.

Read the rest of this entry »

Tags: , ,